Kabar Daerah

Ansor Babel Sumbang Masjid Ponpes Darul Jannah

Ansor Babel Sumbang Masjid Ponpes Darul Jannah
Ketua PW GP Ansor Bangka Belitung Masmuni Mahatma menyerahkan bantuan untuk masjid di Ponpes Darul Jannah. Foto: Dok.

ANSOR NEWS, BANGKA SELATAN – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyumbang 75 karton keramik untuk Masjid Pondok Pesantren Nurul Hasanah, Dusun Air Baru, Desa Nyelanding, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan, Jumat (6/11). Bantuan diberikan dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan di ponpes tersebut.

Pengasuh Pondok Darul Jannah KH. Ismail mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan GP Ansor untuk pembangunan Ponpes Darul Jannah.

"Atas nama pengasuh pondok, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada sahabat-sahabat GP Ansor atas sumbangsihnya untuk masjid ini. Kami ucapkan terima kasih juga atas kehadiran sahabat semua dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW malam ini,” kata Kiai Ismali, Jumat (6/11/2020).

Kegiatan yang dihadiri masyarakat, kepala dusun, kepala desa serta jajarannya tersebut, sangat berarti bagi pondok setelah lama tidak melaksanakan kegiatan akibat terdampak Covid-19.

"Alhamdulillah malam ini sebagai ajang silaturahmi kita, para kader Nahdliyyin di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan juga antara kami dengan Ketua dan jajaran PW GP Ansor Bangka Belitung. Kami memang sudah lama menunggu momentum ini," ungkap Kiai Ismail yang juga salah satu pengurus harian PWNU kepulauan Bangka Belitung.

Sebelum seremonial serah terima bantuan, Ketua PW GP Ansor Bangka Belitung Masmuni Mahatma mengisi ceramah peringatan Maulid Nabi menyampaikan pentingnya persatuan dalam satu gerakan untuk membentengi perkembangan zaman dalam lingkup nasionalis religius.

"Penting hari ini kita meneladani Kanjeng Nabi Muhammad SAW sebagai upaya kita bergerak mengabdi kepada masyarakat ahlussunah wal jamaah an nahdliyyah. Karena apa, perkembangan zaman hati ini menjadi pelajaran penting bagaimana kita harus memperkuat barisan dan bergerak dalam satu tujuan yang mana ditegaskan pada ideologi NU itu sendiri, yakni demi kemaslahatan negara, bangsa, dan agama," jelas Masmuni.

"Sebagai alat pemersatu paling dekat secara kultural dan juga sebagai wadah penggerak roda keorganisasian Nahdliyyin, pondok pesantren perlu perhatian agar generasi mendatang lebih maju dan siap menjaga amanah NU," imbuhnya. (zah)