Kabar Daerah

Bupati Sumedang Dukung Penuh Kaderisasi Ansor

Bupati Sumedang Dukung Penuh Kaderisasi Ansor
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bersama para pengurus pimpinan pusat dan PW GP Ansor Jabar foto bersama dengan para peserta. Foto: Dok.

ANSOR NEWS, SUMEDANG — Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Barat menggelar Latihan Instruktur I Angkatan III dan Diklatsus Bagana (Pendidikan dan Latihan Khusus Banser Tanggap Bencana), 29 November hingga 1 November 2020, di Islamic Center Kabupaten Sumedang. Sebanyak 38 kader Ansor dilantik menjadi instruktur dan 60 orang dikukuhkan menjadi Satuan Banser Tanggap Bencana.

Di balik suksesnya kegiatan kaderisasi Ansor dan Banser itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menjadi sosok yang harus diapresiasi oleh kader Ansor di Jawa Barat.

“Perhatian Kang Dony begitu besar perhatiannya kepada Ansor, memberikan inspirasi dan motivasi sekaligus memfasilitasinya,” terang Deni Ahmad Haidar, Ketua PW Ansor Jawa Barat, di sela-sela kegiatan Latihan Instruktur.

Deny mengatakan, sejak mulai perencanaan kegiatan Kang Dony, sapaan akrab Bupati Sumedang, terlihat sangat mendukung. Bahkan hadir memberikan sambutan di acara pembukaan hingga menggelar acara ramah tamah di gedung negara yang menjadi rumah dinasnya.

Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Ruchman Basori, yang hadir sebagai instruktur memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati Sumedang Donny Ahmad Munir yang juga Dewan Penasihat Ansor Jabar.

“Perhatian Kang Dony kepada anak muda harus sama-sama kita apresiasi karena itu adalah bukan hanya untuk kepentingan GP Ansor, tetapi soal kepentingan kemaslahatan yang lebih luas,” katanya.

“Kita harus mencetak semakin banyak anak muda yang lahir dari garba Ansor yang memiliki komitmen keagamaan dan kebangsaan yang kuat dan itu adalah investasi sumber daya manusia yang sangat penting,” lanjut Ruchman.

Ruchman menambahkan, Indonesia saat ini mengalami tantangan yang tidak ringan dengan maraknya kelompok intoleran dan radikal, serta munculnya kelompok yang ingin mengganti dasar negara Pancasila dengan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan NKRI.

Diminta komentarnya tentang Bupati Sumedang, Ruchman Basori yang juga Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI mengatakan masyarakat beruntung memiliki Bupati yang memiliki latar belakang aktivis Ansor, sehingga memiliki kepedulian akan human investment melalui organisasi kepemudaan.

Dalam bincang-bincang di Gedung Negara Ruchman menyimak apa yang dilakukan Kang Donny dengan program memfasilitasi para pejabat, dinas-dinas dan SKPD dengan mengangkat satu ajengan sebagai pembimbing spiritual.

“Membangun manusia bukan hanya soal fisik dan materi saja tetapi juga soal mental-spiritualnya”, kata Mantan Ketua Cabang Ansor Sumedang.

Kang Donny meminta kader Ansor untuk mendoakannya agar selama diberi amanah memimpin Kabupaten Sumedang, tidak melakukan korupsi dan tindakan tercela lainnya.

Kepada Ruchman Basori, Syarif Munawi dan Musyafa dari Pimpinan Pusat GP Ansor yang hadir dalam bincang di Gedung Negara, Kang Dony menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) sebagai gawenya pimpinan pusat.

Sementara itu, Deni Ahmad Haidar mengatakan para kader yang telah dilatih ini menjadi ujung tombak kaderisasi Ansor di Jawa Barat.

“Mereka akan bahu membahu bersama membumikan aswaja an-nahdliyyah di bumi pasundan,” katanya. (zah)