Kabar Daerah

Direktur LPBH NU Kota Yogyakarta Raih Doktor Hukum Kesehatan Termuda di Indonesia

Direktur LPBH NU Kota Yogyakarta Raih Doktor Hukum Kesehatan Termuda di Indonesia
Dr. Hasrul Buamona, S.H.,M.H. Foto: Dok

ANSOR NEWS, YOGYAKARTA - Hasrul Buamona, doktor bidang Hukum Kesehatan dari Kabupaten Sula, Maluku Utara, melangsungkan Ujian Terbuka Promosi Doktor Hukum Kesehatan dengan judul disertasi “Politik Hukum Pasal 21 UU Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Dalam Perspektif Pasal 34 ayat (3) UUD 1945” di ruang Audiotorium Program Doktor Hukum Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, Jumat (24/7/2020).

Menurut Hasrul Buamona, dalam penelitian disertasinya bahwa Pasal 21 UU Rumah Sakit yang berbunyi “Rumah sakit privat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 ayat (1) dikelola oleh badan hukum dengan tujuan profit yang berbentuk Perseroan Terbatas atau Perseroan”, secara ideologis-teoritis dan normatif-operasional telah bertentangan dengan Pasal 34 ayat (3) UUD 1945 yang berbunyi “negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak” dan Sila ke-2 dan Sila ke-5 Pancasila sebagai landasan politik hukum nasional.

Dalam pelayanan kesehatan peran aktif negara tidak bisa alihkan kepada pasar bebas yang sudah tentu bersifat liberalisme–kapitalisme. Maka dalam kesempatan ini, Hasrul Buamona bersedia kajian disertasinya dijadikan bahan argumentasi sekaligus menjadi ahli dalam mengajukan judicial review di Mahkamah Konstitusi. Dalam ujian terbuka promosi doktor, Hasrul Buamona dipromotori Guru Besar Hukum UGM Prof. Dr. Ari Hernawan S.H.,M.Hum. Disampaikan Prof Ari, Dr. Hasrul Buamona,S.H.,M.H. anak dari pasangan suami istri Hasan Buamona S. Pd dan Sultiah Masuku/Umasangaji telah memecah beberapa rekor, di antaranya sebagai doktor hukum termuda dan pertama dalam sejarah Kabupaten Sula dalam usia 29 tahun dan juga sebagai doktor Hukum Kesehatan pertama yang berasal dari Maluku Utara.

Dalam ujian promosi doktor hukum kesehatan tersebut, Hasrul Buamona diuji oleh Dr. M. Arief Setiawan,SH.M.H. (Co. Promotor); Dr. Abdul Jamil SH.MH. (Ketua Sidang), Prof Jawahir Thontowi SH.,PhD., Prof Ali Gufron (UGM/Mantan Menkes), Prof Dr. Muhammad Fauzan S.H.,MH., dan Prof Dr. Ni’matul Huda S.H., MHum. (zah)